Rabu, 28 November 2012

17.32 - No comments

Penyebab Batuk Berdarah

      Maaf buat kalian semua yang masih blogwalking kesini nggak nemuin apapun yang baru. Soalnya di sekolah lagi banyak ulangan nih.
     Sekali lagi maaf ya, nah untuk itu kali ini postingan baru tentang "Penyebab Batuk Berdarah". Kenapa membahas tentang itu? Tidak lain karena sudah hampir sebulan aku terserang batuk yang sangat menyiksa pernafasan serta mengganggu aktifitas yang aku jalani. Baik di sekolah, rumah, maupun les. Sungguh sanggat-sanggat menyebalkan. Pernah kah kalian batuk hampir sebulan lamanya? Tapi tidak hanya batuk saja yang aku alami. Kalian tahu? Beberapa hari ini, tepat nya minggu semalam paginya aku terbatuk hingga mengeluarkan darah segar yang amat kental. Betapa terkejutnya aku melihat darah yang keluar dari mulutku sendiri. Aku mencoba menenangkan diri meskipun, agak panik juga. Baru kali ini aku mengalaminya, tanpa sebab yang jelas. Diatas langit-langit mulut ku juga terdapat luka sepertinya yang sangat perih. Aku belum ingin memeriksanya ke dokter, karena tidak lama kemudian darah itu pun tidak keluar lagi. Batuk pun sudah hilang namun semalam tanpa batuk, darah itu keluar lagi dengan gumpalan bulat merah dan sangat pekat.
   Pernahkah kalian mengalaminya? Untuk itu supaya kita sama-sama mengetahui beberapa penyebabnya, berikut sedikit penjelasan yang dapat di jelaskan..
Apa sih Penyakit Batuk Berdarah atau Hemoptisis itu?
Penyakit batuk berdarah tidak boleh diremehkan, karena jika dibiarkan akan berujung pada kematian. Batuk darah atau yang dalam istilah kedokteran disebut dengan hemoptisis adalah ekspetorasi darah akibat perdarahan pada saluran napas di bawah laring atau perdarahan yang keluar ke saluran napas di bawah laring.
Batuk darah merupakan tanda atau gejala dari penyakit dasar. Maka penyebabnya harus segera ditemukan dengan pemeriksaan yang seksama.
Untuk pasien Batuk Berdarah, Darah berasal dari saluran pernapasan. Warna darah merah segar dan tampak bercampur dengan lendir dan tampak berbusa karena adanya gelembung – gelembung udara.
Mengapa Saya Menderita Batuk Berdarah?
Pada umumnya seseorang dapat menderita penyakit batuk berdarah karena disebabkan robeknya lapisan saluran pernafasan sehingga pembuluh darah dibawahnya ikut sobek dan darah mengalir keluar.
Berikut adalah hal- hal yang dapat menyebabkan penyakit batuk Berdarah
  • Adanya infeksi saluran pernapasan
Di Indonesia, penyakit TBC merupakan penyebab batuk darah karena infeksi yang paling sering (30%). Diikuti dengan pneumonia, dan penyakit saluran pernapasan yang disebabkan jamur (penyakit ini lebih sering diderita oleh orang yang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh seperti penderita AIDS)
  • Kanker (15%)
  • Penyebab lainnya seperti adanya trauma saluran pernapasan
Hal ini terutama lebih sering dialami oleh anak – anak yang secara tidak sengaja menelan benda – benda tajam.
  • Penggunaan obat – obatan tertentu seperti obat anti pembekuan darah. Informasi Penyakit Batuk Berdarah
Bagaiaman Gejala yang dapat saya rasakan sebagai Penderita Batuk Berdarah?
Adapun gejala yang akan menyertai ketika seseorang mengalami serangan batuk berdarah ini adalah, bisa dilihat dari indikasi seringnya keringat bercucuran di malam hari, muka yang pucat pasi, suhu badan yang sangat tinggi, batuk sering dan gawatnya disertai keluarnya darah, serta berimplikasi pada menurunnya kadar nafsu makan.
Langkah Apa yang Harus Saya Ambil Jika Terjadi Batuk Darah?
Jika anda mengalami batuk darah segera lah meminta pertolongan untuk mencari penyebab dan cara mengatasinya. Tapi anda tidak perlu panik karena tidak semua batuk darah mengancam jiwa.
Hal ini dilihat dari berapa jumlah darah yang dibatukkan. Dikatakan batuk darah hebat apabila jumlah darah yang dibatukkan melebihi 300ml (kira – kira setengah botol air mineral ukuran sedang) dalam 24 jam. Semakin banyak jumlah darah yang dibatukkan apalagi dalam waktu yang singkat, maka keadaan semakin berbahaya.

NB: Sumber  http://obatherbalradangusus.com/341/informasi-penyakit-batuk-berdarah.html

Kamis, 15 November 2012

05.41 - No comments

Mengenal Alergi pada Kulit

Alergi kulit merupakan masalah yang sering menyerang manusia.berbeda dengan penyakit kulit lainya alergi kulit cenderung sebagai masalah kulit kambuhan.jika tidak bisa menjaganya dengan baik,kulit kita bisa terserang alergi kulit dan itu pasti tidak menyenangkan.

Pengertian Kulit ..?

alergi kulitKulit merupakan bagian tubuh manusia yang sangat sensitif,fungsi darulit sebagai pelindung dari organ tubuh manusia menjadikan kulit sebagai salah satu bagian tubuh manusia yang harus dirawat dengan ekstra.jika tidak bisa,jadi hal itu juga akan mengganggu organ tubuh manusia yang lain.
Alergi kulit bisa datang karena faktor lingkungan ataupun dari dalam diri sendiri.faktor terbesar datang dari dalam diri manusia itu sendiri,seperti tidak bisa menjaga pola makan dengan baik.anda mungkin pernah mendengar seseorang yang terserang alergi kulit akibat mengkonsumsi udang.hal tersebut nyatanya memang tidak di lebih-lebihkan.faktanya udang memang mengandung zat yang dapat menyebabkan alergi pada orang-orang tertentu.
Alergi kulit berbeda dengan jenis luka pada kulit lainya seperti bekas luka terbakar,atau luka bekas penyakit kulit seperti bisul.oleh sebab itu penanganan alergi kulit juga berbeda dengan pengobatan jenis masalah kulit tersebut.umumnya salep menjadi pengobatan mujarab pada jenis penyakit kulit tersebut,begitupun dengan alergi kulit.namun hal yang mesti diperhatikan adalah kandungan dalam salep untuk mengobati alergi kulit berbeda dengan kandungan salep untuk mengobati penyakit kulit lainya.
Hampir setiap orang pernah mengalami alergi salah satunya alergi kulit.alergi merupakan reaksi yang dilakukan oleh tubuh karena adanya benda asing yang masuk kedalam tubuh,sistem kekebalan tubuh mulai bekerja.jika sudah demikian alergi kulit tidak dapat dihindari.
Protein khusus yang terdapat dalam benda asing penyebab alergi kulit tersebut dan bersifat tidak baik akan dikenali oleh jaringan tubuh.tubuhpun segera membentuk zat penawar untuk mengatasi protein khusus tadi.protein khusus dalam tubuh yang akan diserang dan akan dilumpuhkan disebut antigen,sedangkan zat penawar yang dikeluarkan tubuh diebut antibodi.

Alergi Kulit Dan Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh hanya akan menghasilkan antibodi jika tubuh sudah diserang oleh benda asing.kalau sistem kekebalan tubuh bekerja dengan cepat dan mampu menghasilkan antibodi dalam waktu singkat,tentu tubuhpun akan pulih dengan segera.benda asing yang dapat dikenali sesaat setelah menyerang kulit,hal itu dapat menghindarkan anda dari alergi kulit.
Akan tetapi jika sistem kekebalan tubuh bekerja lamban,tentu reaksi negatif pun akan bermunculan.salah satu reaksi yang ditimbulkan itulah yang biasa kita kenal dengan alergi,begitupun dengan alergi kulit.

Mengenal Alergi Kulit

Ada berbagai macam alergi yang harus kita kenali,salah satunya adalah alergi kulit.alergi kulit tau yang biasa juga dikenal sebagai radang kulit atau eskema dermatitis merupakan reaksi alergi yang terjadi dibagian kulit berupa gatal atau ruam.alergi kulit,umunya terjadi akibat infeksi bakteri.biasanya penyakit ini tidak menular,namun dapat diturunkan kepada anggota keluarga.penyebab alergi atau yang biasa disebut alergen bisa bermacam-macam,misalnya makanan,obat,debu,cuaca,kosmetik,detergen,sabun mandi,kani,ataupun pakaianaksesoris dan sebagainya.
Alergi kulit harus dibedakan dengan penyakit kulit biasa,karena penangananya pun akan berbeda.beberapa ciri dari alergi kulit diantaranya:
  1. Kulit terasa gatal dan berwarna merah.
  2. Muncul sisik dan ruam pada kulit.
  3. Kelopak mata,alat kelamin atau mulut membengkak.
  4. Kulit mulai mengering,terkadang sampai meradang atau melepuh.
  5. Kulit yang telah melepuh dan berwarna merah terkadang pecah dan mengeluarkan cairan yang menyebabkan rasa gatal.
Untuk mengetahui seseorang apakah menderita penyakit alergi dapat kita periksa kadar Ig E dalam darah, maka nilainya lebih besar dari nilai normal atau ambang batas tinggi. Lalu pasien tersebut harus melakukan tes alergi untuk mengetahui bahan/zat apa yang menyebabkan penyakit alergi (alergen).
Ada beberapa macam tes alergi, yaitu :
1. Skin Prick Test (Tes tusuk kulit).
alergi kulit
alergi kulit
Tes ini untuk memeriksa alergi terhadap alergen hirup dan makanan. Alergen Hirup yaitu debu, tungau debu, serpih kulit manusia, serpih kulit ayam, serpih kulit anjing, serpih kulit kucing, serpih kulit kuda, tepung sari rumput, tepung sari padi, tepung sari jagung, spora jamur, kecoa.
Alergen Makanan yaitu udang, kepiting, bandeng, kakap, kuning telur, putih telur, coklat, kacang mete, kacang tanah, kedele, tomat, wortel, kerang, nanas, kopi, susu sapi, teh, ayam negeri, tongkol, cumi-cumi, gandum.
Tes ini dilakukan di kulit lengan bawah sisi dalam, lalu alergen yang diuji ditusukkan pada kulit dengan menggunakan jarum khusus (panjang mata jarum 2 mm), jadi tidak menimbulkan luka, berdarah di kulit. Hasilnya dapat segera diketahui dalam waktu 30 menit Bila positif alergi terhadap alergen tertentu akan timbul bentol merah gatal.
Syarat tes ini :
Pasien harus dalam keadaan sehat dan bebas obat yang mengandung antihistamin (obat anti alergi) selama 3 – 7 hari, tergantung jenis obatnya.
Umur yang di anjurkan 4 – 50 tahun.
2. Patch Tes (Tes Tempel).
alergi kulit
alergi kulit
Tes ini untuk mengetahui alergi kontak terhadap bahan kimia, pada penyakit dermatitis atau eksim. Tes ini dilakukan di kulit punggung. Hasil tes ini baru dapat dibaca setelah 48 jam. Bila positif terhadap bahan kimia tertentu, akan timbul bercak kemerahan dan melenting pada kulit.
Syarat tes ini :
Dalam 48 jam, pasien tidak boleh melakukan aktivitas yang berkeringat, mandi, posisi tidur tertelungkup, punggung tidak boleh bergesekan.
2 hari sebelum tes, tidak boleh minum obat yang mengandung steroid atau anti bengkak. Daerah pungung harus bebas dari obat oles, krim atau salep.
3. RAST (Radio Allergo Sorbent Test) IgE Spesifik.
Tes ini untuk mengetahui alergi terhadap alergen hirup dan makanan. Tes ini memerlukan sampel serum darah sebanyak 2 cc. Lalu serum darah tersebut diproses dengan mesin komputerisasi khusus, hasilnya dapat diketahui setelah 4 jam. Kelebihan tes ini : dapat dilakukan pada usia berapapun, tidak dipengaruhi oleh obat-obatan.
4. Skin Test (Tes kulit).
Tes ini digunakan untuk mengetahui alergi terhadap obat yang disuntikkan. Dilakukan di kulit lengan bawah dengan cara menyuntikkan obat yang akan di tes di lapisan bawah kulit. Hasil tes baru dapat dibaca setelah 15 menit. Bila positif akan timbul bentol, merah, gatal.
5. Tes Provokasi.
Tes ini digunakan untuk mengetahui alergi terhadap obat yang diminum, makanan, dapat juga untuk alergen hirup, contohnya debu. Tes provokasi untuk alergen hirup dinamakan tes provokasi bronkial. Tes ini digunakan untuk penyakit asma dan pilek alergi. Tes provokasi bronkial dan makanan sudah jarang dipakai, karena tidak nyaman untuk pasien dan berisiko tinggi terjadinya serangan asma dan syok. tes provokasi bronkial dan tes provokasi makanan sudah digantikan oleh Skin Prick Test dan IgE spesifik metodeRAST.
Untuk tes provokasi obat, menggunakan metode DBPC (Double Blind Placebo Control) atau uji samar ganda. caranya pasien minum obat dengan dosis dinaikkan secara bertahap, lalu ditunggu reaksinya dengan interval 15 – 30 menit.
Dalam satu hari hanya boleh satu macam obat yang dites, untuk tes terhadap bahan/zat lainnya harus menunggu 48 jam kemudian. Tujuannya untuk mengetahui reaksi alergi tipe lambat.
Demikian informasi mengenai masalah alergi kulit yang sering menimpa orang.dengan adanya artikel tentang alergi kulit semoga dapat bermanfaat bagi anda semua dalam menjaga organ tubuh terutama kulit,dengan menjaga secara ekstra kulit kita,maka alergi kulitpun mungkin tidak akan menyerang kulit kita.